belajar untuk meraih miimpi...

wen assallamualaikum..

Sabtu, 26 Juni 2010

PENERAPAN KONSEP BELAJAR MOTORIK KETERAMPILAN GERAK DASAR TERHADAP KURIKULUM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNTUK SEKOLAH DASAR (SD) KELAS I


A. Latar Belakang
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistematis. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat.
Pendidikan memiliki sasaran pedagogis, oleh karena itu pendidikan kurang lengkap tanpa adanya pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, karena gerak sebagai aktivitas jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang secara alami berkembang searah dengan perkembangan zaman.
Selama ini telah terjadi kecenderungan dalam memberikan makna mutu pendidikan yang hanya dikaitkan dengan aspek kemampuan kognitif. Pandangan ini telah membawa akibat terabaikannya aspek-aspek moral, akhlak, budi pekerti, seni, psikomotor, serta life skill. Dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan akan memberikan peluang untuk menyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritual-sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.


B. Tujuan
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih
2. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.
3. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar
4. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan
5. Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis
6. Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan
7. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif.




C. Ruang Lingkup
Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional, permainan. eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor non-lokomotor,dan manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta aktivitas lainnya
2. Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya
3. Aktivitas senam meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya
4. Aktivitas ritmik meliputi: gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya
5. Aktivitas air meliputi: permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air, dan renang serta aktivitas lainnya
6. Pendidikan luar kelas, meliputi: piknik/karyawisata, pengenalan lingkungan,
berkemah, menjelajah, dan mendaki gunung
7. Kesehatan, meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari- hari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, memilih makanan dan minuman yang sehat, mencegah dan merawat cidera, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri, dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek.
D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kelas I, Semester 1

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
1. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam permainan sederhana/ aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di dalamnya 1.1 Mempraktikkan gerak dasar jalan, lari dan lompat dalam permainan sederhana, serta nilai sportivitas, kejujuran, kerjasama, toleransi dan percaya diri
1.2 Mempraktikkan gerak dasar memutar, mengayun ataupun menekuk dalam permainan sederhana, serta nilai sportivitas, kejujuran, kerjasama, toleransi dan percaya diri
Mempraktikkan gerak dasar lempar tangkap dan sejenisnya dalam permainan sederhana, serta nilai sportivitas, kejujuran, kerjasama, toleransi dan percaya diri
2. Mendemonstrasikan sikap tubuh dalam berbagai posisi
2.1 Mendemonstrasikan sikap tubuh dalam posisi berdiri
2.2 Mendemonstrasikan sikap tubuh dalam posisi berjalan
3. Mempraktikkan senam lantai sederhana tanpa alat dan nilai yang terkandung di dalamnya 3.1 Mempraktikkan gerak keseimbangan statis tanpa alat, serta nilai percaya diri dan disiplin
3.2 Mempraktikkan gerak keseimbangan dinamis tanpa alat, serta nilai percaya diri dan disiplin
4. Mengungkapkan perasaan melalui gerak berirama dan nilai yang terkandung di dalamnya 4.1 Mempraktikkan gerak bebas berirama tanpa menggunakan musik dan nilai disiplin dan kerjasama
4.2 Mempraktikkan gerak bebas berirama menggunakan musik dan nilai disiplin dan kerjasama
5. Menerapkan budaya hidup sehat 5.1 Menjaga kebersihan diri yang meliputi kuku dan kulit
5.2 Mengenal pentingnya imunisasi

E. Model Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Berdasarkan Penerapan Belajar Motorik Keterampilan Gerak Dasar.

NO Karakteristik Usia > 6 Tahun Kompetensi Dasar Kegiatan Pengembangan
1 Beberapa macam gerak dasar dan variasinya
yang makin dikuasai atau mulai dilakukan ,
seperti:
1. Berjalan
2. Mendaki
3. Meloncat dan berjengket
4. Mencongklang dan lompat tali
5. Mcnycpak
6. Melempar
7. Menangkap
8. Memukul bola Anak terampil menunjukan gerak dasar (berjalan) & kreativitas gerak.

Meningkatkan kebugaran jasmani anak
1.Berjalan bebas di ruangan, mata inelihat ke langit-langit.
2. Berjalan dengan aba-aba dengan mengubah arah.
3. Berjalan copal, lambat. Kuat seperti gajah, Lambat seperti keong.
4. Berjalan ggjah, seperti terbang bunmg, kelinci dan lain-lain.
5. Berjalan mengikuti tempo/irama musik.
6. Berjalan zig-zag.
7. Berjalan dengan langkah lebar menempuh jarak.
8. Berjalan secepat-ceputnya, selambat¬lambatnya.
9. Berjalan seolah membawa beban

2 Anak terampil menunjukan gerak dasar (berjalan) & kreativitas gerak.

Meningkatkan kebugaran jasmani anak
1. Melalui permainan sederhana yang mengharuskan lari (kucing, tikus, hitam hijau, menjala ikan).
2. Lari di tempat dalam lingkaran bujur sangkar. diagonal¬
3. Lari berirama berkawan 3 hitungan 5 hitungan dan sebagainya.
4. Lari niendadak berhenti ke depan. ke belakang. ke samping)
5. Lari dikombinasikan dengan loncat, jingkat dll.
6. Lari melewati tali berputar.
7. Lari zig-zag
3. Lari menyesuaikan dengan tempo irama.
9. Lari kuda, kijang.
10.Lari secepatnya dan selambatlambatnya
11. Lari heranting (rellay/estafet).
12. Lari hilir mudik (shuttle run).

3 Anak terampil menunjukan gerak dasar ( melompat) dan kreativitas gerak.

Meningkatkan kebugaran jasmani anak
1. Mendai at dengan tapak kaki.
2. Mendarat dengan lutut Tunis.
3. Berjingkat di tempat beberapa kali kemudian jatuh kaki yang lain.
4. Berjingkat membuat Iinakaran, segi empat, bujur sangkar dll
5. Berjingkat serendahnya kemudian dengan kaki itu menolak setinggi-tingginya
6. Berjingkat menurut tempo/musik.
7. Berjingkat berteman
8. Menirukan langkah kuda di ruangan
9. Berkawan dengan tempo/irama musik.
10. Dengan mengikuti arah gambar Iantai
11. Dengan merunduk rendah, dengan tegap.
12. Langkah skip ke segala arah dengan iringan musik
13. Berkawan, bergandengan bersehelahan, bergandengan berhadapan.
14. Langkah skip dengan tempo lambat sedang dan cepat

4 1. Meloncat dan mendarat kedua kaki
2. Lari melonncat dan mendarat keberbagai arah
3. Meloncat gulungan matras
4. Meloncat di udara berputar
5. Meloncat di udara memegang lutut
6. Lari cepat kemudian berhenti
7. Lari, berhenti dengan aba-aba.
8. Permainan kejar-kejaran (menghindar)
9. Menghindar dari lemparan bola lembut.
10. Berkawan mengetik bagaian tubuh.

5 Anak terainpil menunjukan gerak dasar manipulatif (melempar & memukul) dan kreativitas gerak

Meningkatkan kebugaran jasmani anak 1. Melempar dengan satu tangan di atas bahu mengunakan bola modifikasi (sponge. Bola kacang merah).
2. Melempar ke gambar/sasaran.
3. Melempar dan menangkap berteman.
4. Gunakan bola modifikasi dilemparkan ke sasaran untuk mengembangkan akurasi.
5. Melempar dengan satu tangan di bawah.
6. Menggelindingkan bola
7. Memasukan bola ke sasaran lubang horizontal/vertikal.
8. Lempar bola ke atas di tangkap sendiri dengan bola modifikasi
9. Menangkap bola dengan berlari
10. Menangkap bola dengan jarak yang makin jauh
11. Melambungkan bola ke atas setinggi¬ tingginya
12. Memukul bola modifikasi ke atas lengan tangan. ke depan. ke samping.
13. Memukul bola modifikasi dengan pemukul.


6 Anak terampil menunjukan gerak dasar (non lokomotor) dan kreativitas gerak

Meningkatkan kebugaran jasmani anak
1. Mengulur dan meregangkan tubuh
2. Meugulur dan meregangkan anggota gerak
3. Mengulurkan ke segala arah denganmembukahnenutup jari
4. Membongkokan badan ke segala arah
5. Ayunkan kaki. lengan. badan dengan iringan musik
6. Mengerakan pergelangan tangan di alas kepala, ke samping lengan lruus
7. Mengayunkan lengan ke depan. belakang dengan melangkah kaki.
8. Ayunkan badan seperti pohon bertiup angin kencang
9. Mengayunkan badan sejauh-jauhnva ke segala arah
10. Memutara salah satu bagian dari tubuh ke segala arah (kepala, bahu, pinggang, pinggul).
11. Memutar dengan cepat, lambat.
12. Melakukan putaran harus arah kiri atau kanan, mulai putaran separuh Kemudian penuh.
13. Memutar berkawan

E. Contoh-contoh Sarana Pengembangun
Alat : Tali tambang besar
Tujuan : Mengembangkan kemampuan gerak dasar jalan dan keseimbangan melalui berjalan diatas tali.


Alat : Kantung kacang, 3 buah ban sepaeda bekas dicat, kapur tulis
Tujuan : Gerak dasar manipulatif, melempar pada target diharapkan anak dapat mendemontrasikan koordinasi mata tangan.

Alat : Tangga bambu atau alumunium
Tujuan : Pengembangaan gerak dasar jalan dan keseimbangan, kreativitas gerak dengan kegiatan anak ditugaskan untuk menunjukan berapa cara berjalan melalui tangga.
Alat : Papan titian dengan ketinggian rendah
Tujuan : Pengembangan gerak dasar jalan, dan lari serta keseimbangan
Gambar

E. Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar